Page 38 - Buku Saku - Deteksi Dini dan Cegah Stunting
P. 38
DAFTAR
PUSTAKA
1. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan
Kebudayaan. Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Anak Kerdil
(Stunting) Periode 2018- 2024. Jakarta: Sekretariat Wakil Presiden
Republik Indonesia ; 2018.
2. Pusat Data dan Informasi. Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia.
Jakarta: Kemenkes RI; 2018.
3. BKKBN. Panduan Pelaksanaan Pendampingan Keluarga dalam Upaya
Percepatan PenurunanStunting di TingkatDesa/Kelurahan. Jakarta:
Ditbinlap; 2021.
4. Bupati Tasikmalaya. Surat Keputusan Bupati Tasikmalaya Nomor
460/Kep.257- DinsosPPKBP3A/2023 tentang penetapan
lokusstunting.Tasikmalaya; 2023.
5. Puskesmas Singaparna. Laporan Puskesmas Singaparna Tahun 2021 –
2023.Tasikmalaya; 2021-2023.
6. Fitriani Sinta, dkk. Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat Pemula
‘Pemberdayaan TPK melaluipemodelan imah gizi dilokus stunting”.
Kabupaten Tasikmalaya; 2023.
7. Fitriani Sinta. Laporan penelitian Evaluasi kinerja TPK di Desa Cikunir.
KabupatenTasikmalaya ; 2023
8. Kemenkes RI . Buletin Stunting. Kementrian Kesehatan Republik
Indonesia. 2018
9. Fauziatin N, Kartini A, Nugraheni S. Pengaruh Pendidikan Kesehatan
dengan Media Lembar Balik Tentang Pencegahan Stunting Pada Calon
Pengantin. J Kesehat Masy. 2019;18(2):224–33
10. Nuraeni I, Diana H. Karakteristik Ibu Hamil dan Kaitannya Dengan
Kejadian Stunting Pada Balita di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya.
Media Inf. 2019;15(1):14
11. Widyaningsih, N. N., Kusnandar & Anantanyu, S. Keragaman Pangan , Pola Asuh Makan
dan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan. J. Gizi Indones. 7, 22–29 (2018).
12. Sari, S. P. (2017). Konsumsi rokok dan tinggi badan orangtua sebagai faktor risiko
stunting anak usia 6-24 bulan di perkotaan. Ilmu Gizi Indonesia, 01(1), 1–9.
http://ilgi.respati.ac.id/index.php/ilgi2017/article/view/6
36

